Bekasi, 8 Agustus 2026 – Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI), Permadi Sutjiono, S.E., S.Dt.B., menghadiri kegiatan Sosialisasi Dharmaniyoga Wilayah Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dewan Rohaniawan MAGABUTRI pada Sabtu (8/8/2026) di Wihara Buddha Dharma, Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kapasitas para rohaniawan serta pengurus MAGABUTRI di wilayah Jawa Barat agar semakin memahami konsep dan implementasi Dharmaniyoga sebagai landasan pelayanan keagamaan yang berorientasi pada pembinaan umat, penguatan moral, dan pelestarian nilai-nilai luhur ajaran Buddha Tridharma.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Rohaniawan MAGABUTRI atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi Dharmaniyoga menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
“Dharmaniyoga bukan sekadar konsep, tetapi merupakan pedoman dalam mengabdikan diri kepada Buddha Dharma melalui pelayanan yang tulus, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman. Oleh karena itu, seluruh rohaniawan dan pengurus diharapkan terus meningkatkan kompetensi, menjaga persatuan, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Permadi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti sesi sosialisasi, diskusi, serta pendalaman materi mengenai penerapan Dharmaniyoga dalam pelayanan keagamaan, pembinaan umat, dan penguatan organisasi.
Melalui kegiatan ini, Dewan Rohaniawan MAGABUTRI berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai Dharmaniyoga secara konsisten dalam tugas pengabdian masing-masing sehingga mampu memperkuat eksistensi MAGABUTRI sebagai organisasi keagamaan Buddha yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara.
Sosialisasi Dharmaniyoga Wilayah Jawa Barat diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antarrohaniawan, memperkuat kualitas pembinaan umat Buddha Tridharma, serta mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional, harmonis, dan berlandaskan ajaran Buddha yang luhur.