Magabutri

Berita

MAGABUTRI Apresiasi Langkah Cepat Ditjen Bimas Buddha dalam Pendayagunaan Bantuan Lembaga Keagamaan Buddha

Jakarta, 8 September 2026 – Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI), Permadi Sutjiono, SE., S.Dt.B., bersama Ketua Umum Wanita Agama Buddha Tridharma Indonesia (WAGABUTRI), Iriannie Widjaja, S.E., S.Dt.B., dan Ketua Umum Pemuda Tridharma Indonesia, Lestari Agustin, SE., menghadiri Rapat Koordinasi tentang Pendayagunaan Bantuan Lembaga Keagamaan Buddha, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat. Rapat koordinasi menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan majelis serta organisasi keagamaan Buddha dalam rangka memastikan bantuan lembaga keagamaan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi pelayanan kepada umat Buddha.

 

Turut hadir Plt. Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Dr. Budi Sulistiyo, S.Ag., M.Pd., M.H., serta para Ketua Majelis Agama Buddha dan pimpinan organisasi keagamaan Buddha.

Dalam rapat tersebut, dilakukan koordinasi dan pembahasan mengenai pendayagunaan bantuan bagi lembaga keagamaan Buddha. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung penguatan kelembagaan sekaligus meningkatkan kapasitas lembaga keagamaan Buddha dalam menjalankan fungsi pelayanan, pembinaan, dan pengembangan kehidupan keagamaan umat.

 

Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha dalam mendorong pendayagunaan bantuan bagi lembaga keagamaan Buddha.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Ditjen Bimas Buddha dalam rangka pendayagunaan bantuan lembaga keagamaan Buddha. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi lembaga keagamaan Buddha dalam memberikan pelayanan kepada umat Buddha,” ungkap Permadi.

Menurut Permadi, dukungan pemerintah melalui program bantuan tersebut memiliki arti penting bagi keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan lembaga keagamaan Buddha. Dengan adanya dukungan yang tepat, lembaga keagamaan diharapkan semakin mampu menjalankan berbagai program pembinaan umat secara efektif dan berkelanjutan.

 

Permadi juga menekankan bahwa pendayagunaan bantuan perlu dilakukan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat. Dengan demikian, bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh umat melalui peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di berbagai daerah.

Ia berharap koordinasi antara Ditjen Bimas Buddha dengan majelis dan organisasi keagamaan Buddha dapat terus diperkuat. Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga keagamaan merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan pelayanan umat yang semakin berkualitas.

 

Kehadiran MAGABUTRI, WAGABUTRI, dan Pemuda Tridharma Indonesia dalam rapat koordinasi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen organisasi keagamaan Buddha untuk mendukung program pemerintah serta ikut memastikan berbagai kebijakan dan program bantuan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan umat.

Rapat koordinasi diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam optimalisasi pendayagunaan bantuan lembaga keagamaan Buddha, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan seluruh komponen umat Buddha dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, mandiri, dan semakin memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Berita, Berita Organisasi, Petrisia

Ketua Umum MAGABUTRI Hadiri Hari Karnaval Anak Tridharma 2026 di Tangerang.

Tangerang, Banten, 30 Agustus 2026 — Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI) menghadiri kegiatan Hari Karnaval Anak Tridharma 2026 yang diselenggarakan oleh Pemuda Tridharma Indonesia di Aula Vipassi, Universitas Buddhi Dharma, Tangerang, Banten, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

 

Mengusung tema “Generasi Muda Tridharma Ceria dalam Harmoni (Kreatif, Berbakti dan Berbudi)”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun semangat kebersamaan, kreativitas, pengabdian, serta pembentukan karakter generasi muda Tridharma.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan unsur pembina serta pengurus organisasi Buddha, antara lain Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Drs. Supriyadi, M.Pd.; Pembimas Buddha Provinsi Banten, Sujiyanto, S.Ag., MM.; Ketua Dharma Wanita Persatuan Ditjen Bimas Buddha; Ketua Umum MAGABUTRI (Permadi Sutjiono, SE.,S.Dt.B), ; Ketua Umum Pemuda Tridharma Indonesia, Lestari Agustin, SE.; Ketua Umum WAGABUTRI (Irrianie Widjaya, SE.) ; Ketua Wilayah MAGABUTRI Provinsi Jawa Barat (Ir.Suherman Ning Jaya) ; Penyelenggara Buddha Kabupaten Bogor; Penyelenggara Buddha Kota Bekasi; serta Dewan Pengawas MAGABUTRI.

 

Kehadiran Ketua Umum MAGABUTRI dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan dan perhatian terhadap pembinaan generasi muda Tridharma sebagai bagian penting dari keberlanjutan kehidupan keagamaan, sosial, dan budaya Tridharma di Indonesia.

 

Hari Karnaval Anak Tridharma tidak hanya menjadi kegiatan yang bersifat rekreatif, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema “Kreatif, Berbakti dan Berbudi” mengandung pesan bahwa generasi muda Tridharma diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu mengembangkan potensi dan kreativitasnya, memiliki kepedulian serta bakti kepada orang tua, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, sekaligus memiliki karakter yang baik, beretika, santun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan.

 

Dalam suasana penuh keceriaan dan harmoni, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Semangat kebersamaan yang ditampilkan menjadi gambaran bahwa pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, menyenangkan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

MAGABUTRI memandang bahwa generasi muda merupakan aset strategis bagi masa depan umat Buddha dan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi keagamaan, keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dan organisasi kepemudaan menjadi penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkarakter.

 

Melalui kegiatan Hari Karnaval Anak Tridharma 2026, diharapkan lahir generasi muda Tridharma yang ceria, kreatif, berbakti, berbudi pekerti luhur, memiliki semangat persaudaraan, serta mampu menjadi penerus nilai-nilai Tridharma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Kehadiran para tokoh dan pemangku kepentingan dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk terus memberikan ruang bagi generasi muda dalam berkarya, berorganisasi, mengembangkan potensi diri, dan mengimplementasikan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan nyata.

Berita

Karnaval Anak Tridharma 2026: Meriahkan Kebersamaan dan Dukung Generasi Muda Tridharma

🙏 Namo Buddhaya

 

Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya serta nilai-nilai luhur Tridharma akan kembali hadir dalam Karnaval Anak Tridharma 2026 yang akan diselenggarakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Universitas Buddhi Dharma, Tangerang.

 

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Tridharma untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan semangat mereka.

 

Beragam pertunjukan menarik telah dipersiapkan untuk memeriahkan acara, mulai dari animasi musikal, Gambang Kromong, Barongsai, permainan alat musik Guzheng, badut jenaka, hingga bimbingan Dharma, serta berbagai penampilan seru lainnya.

 

Lebih dari sekadar hiburan, Karnaval Anak Tridharma 2026 diharapkan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebajikan, kebersamaan, budaya, dan Dharma kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, anak-anak didorong untuk terus tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berbakti, percaya diri, dan berbudi luhur.

 

Karena itu, Pandita, Dharmaduta Tridharma, Bapak/Ibu, para simpatisan, serta seluruh keluarga besar Tridharma diharapkan dapat hadir dan bersama-sama memberikan dukungan serta semangat kepada anak-anak.

 

Mari ajak keluarga dan sahabat untuk hadir dan menjadi bagian dari kemeriahan Karnaval Anak Tridharma 2026. Kehadiran kita bukan hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang, dukungan, dan apresiasi bagi generasi penerus Tridharma.

 

🌈 Mari bersama-sama ciptakan suasana penuh kebahagiaan, kebersamaan, dan semangat Dharma bagi anak-anak kita!

📅 Minggu, 30 Agustus 2026
🕘 09.00 WIB – selesai
📍 Universitas Buddhi Dharma, Tangerang

 

🙏 Salam Dalam Dharma
Panitia Karnaval Anak Tridharma 2026

Berita, Berita Organisasi, Sosialisasi

Ketua Umum MAGABUTRI Hadiri Sosialisasi Dharmaniyoga Wilayah Jawa Barat di Wihara Buddha Dharma Bekasi

Bekasi, 8 Agustus 2026 – Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI), Permadi Sutjiono, S.E., S.Dt.B., menghadiri kegiatan Sosialisasi Dharmaniyoga Wilayah Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dewan Rohaniawan MAGABUTRI pada Sabtu (8/8/2026) di Wihara Buddha Dharma, Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kapasitas para rohaniawan serta pengurus MAGABUTRI di wilayah Jawa Barat agar semakin memahami konsep dan implementasi Dharmaniyoga sebagai landasan pelayanan keagamaan yang berorientasi pada pembinaan umat, penguatan moral, dan pelestarian nilai-nilai luhur ajaran Buddha Tridharma.

Dalam sambutannya, Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Rohaniawan MAGABUTRI atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi Dharmaniyoga menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

“Dharmaniyoga bukan sekadar konsep, tetapi merupakan pedoman dalam mengabdikan diri kepada Buddha Dharma melalui pelayanan yang tulus, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman. Oleh karena itu, seluruh rohaniawan dan pengurus diharapkan terus meningkatkan kompetensi, menjaga persatuan, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Permadi.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti sesi sosialisasi, diskusi, serta pendalaman materi mengenai penerapan Dharmaniyoga dalam pelayanan keagamaan, pembinaan umat, dan penguatan organisasi.

 

Melalui kegiatan ini, Dewan Rohaniawan MAGABUTRI berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai Dharmaniyoga secara konsisten dalam tugas pengabdian masing-masing sehingga mampu memperkuat eksistensi MAGABUTRI sebagai organisasi keagamaan Buddha yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

Sosialisasi Dharmaniyoga Wilayah Jawa Barat diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antarrohaniawan, memperkuat kualitas pembinaan umat Buddha Tridharma, serta mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional, harmonis, dan berlandaskan ajaran Buddha yang luhur.

Berita, Berita Organisasi

Ketua Umum MAGABUTRI Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan Bersama Ratusan Ribu Umat Lintas Agama di Monas

Jakarta, 1 Agustus 2026 – Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI), Permadi Sutjiono, SE., S.Dt.B, menghadiri undangan Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan lintas agama dalam memanjatkan doa bagi persatuan bangsa, kedamaian, dan kemajuan Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia beserta jajaran Kementerian Agama, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Drs. Supriyadi, M.Pd., Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Dr. Triroso, S.Ag., M.M., M.Pd., para Ketua Majelis Agama Buddha, para Ketua Organisasi Keagamaan Buddha, tokoh-tokoh lintas agama, serta sekitar 200.000 peserta dari berbagai agama dan elemen masyarakat yang memadati kawasan Monas.

Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kerukunan umat beragama serta mempererat persatuan bangsa melalui nilai-nilai spiritual dan kebangsaan. Seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing sebagai ungkapan syukur atas perjalanan bangsa Indonesia sekaligus memohon keselamatan, kesejahteraan, dan kedamaian bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kehadiran Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, mencerminkan komitmen Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta memperkokoh semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, keberagaman agama merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat melalui dialog, kerja sama, dan saling menghormati.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Drs. Supriyadi, M.Pd., mengajak seluruh umat Buddha untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang damai, rukun, dan berkeadaban melalui pengamalan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Melalui keikutsertaan dalam Zikir dan Doa Kebangsaan ini, MAGABUTRI menegaskan dukungannya terhadap penguatan moderasi beragama, persatuan nasional, serta semangat gotong royong lintas agama sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, harmonis, dan sejahtera.

Apabila kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia atau pejabat tinggi negara lainnya, saya juga dapat menambahkan unsur tersebut sehingga berita menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan rangkaian acara resmi.

Berita, Berita Organisasi, Wagabutri

Ketua Umum MAGABUTRI dan WAGABUTRI Hadiri Rapat Koordinasi Organisasi Keagamaan Buddha serta Purna Tugas Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha

Jakarta, 30 Juni 2026 – Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI), Permadi Sutjiono, SE., S.Dt.B, bersama Ketua Umum Wanita Agama Buddha Tridharma Indonesia (WAGABUTRI), Iriannie Widjaja, SE., menghadiri Rapat Koordinasi Organisasi Keagamaan Buddha yang dirangkaikan dengan acara purna tugas Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Nyoman Suryadharma, S.Pd., M.Pd., M.Pd.B, pada Kamis (30/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula H.M. Rasjidi, Kementerian Agama Republik Indonesia, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh organisasi keagamaan Buddha dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan umat, serta pengembangan pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia.

Acara dihadiri oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Drs. Supriyadi, M.Pd., Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Dr. Triroso, S.Ag., M.M., M.Pd., Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Nyoman Suryadharma, S.Pd., M.Pd., M.Pd.B, para pimpinan lembaga keagamaan Buddha, para Ketua Majelis Agama Buddha, Ketua Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN), para Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha, Kepala Seksi, serta para Penyelenggara Buddha dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas berbagai program strategis Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha yang memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh organisasi keagamaan Buddha. Pertemuan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan keagamaan Buddha yang semakin berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan umat.

 

Baca juga :

HUT ke-9 WAGABUTRI Berlangsung Meriah, Perkuat Peran Perempuan Buddha Tridharma dalam Melestarikan Budaya dan Mempererat Persaudaraan

 

Momentum tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas purna tugas Nyoman Suryadharma, S.Pd., M.Pd., M.Pd.B setelah mengabdikan diri sebagai Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, para peserta menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, serta berbagai kontribusi beliau dalam memajukan pembinaan kehidupan beragama dan pendidikan Buddha di Indonesia.

Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Nyoman Suryadharma yang selama ini telah menjalin sinergi yang baik dengan berbagai majelis dan lembaga keagamaan Buddha. Menurutnya, kolaborasi yang telah terbangun menjadi fondasi penting bagi penguatan kehidupan umat Buddha di Indonesia.

 

Baca juga :

Ketua Umum MAGABUTRI dan WAGABUTRI Hadiri Sannipata Nasional 2026 Bertema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”

 

Senada dengan itu, Ketua Umum WAGABUTRI, Iriannie Widjaja, turut mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Nyoman Suryadharma selama menjalankan amanah sebagai Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha. Ia berharap semangat pengabdian yang telah ditunjukkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan pelayanan kepada umat dan bangsa.

Kehadiran MAGABUTRI dan WAGABUTRI dalam kegiatan ini menegaskan komitmen kedua organisasi untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pembinaan umat, serta mendukung terwujudnya kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan berlandaskan nilai-nilai Dharma.

Berita, Berita Organisasi, Wagabutri

HUT ke-9 WAGABUTRI Berlangsung Meriah, Perkuat Peran Perempuan Buddha Tridharma dalam Melestarikan Budaya dan Mempererat Persaudaraan
Dirjen Bimas Buddha RI, Bpk. Supriyadi didampingi oleh Bpk. Lim Tong Let (Pembina Yayasan Global Persada Mandiri), Ketum MAGABUTRI Bpk. Permadi Sutdjiono, Penyelenggara Buddha Kota Bekasi dan Bogor Bpk. Eddwin dan Bpk. Handrian Wijaya memasuki Gedung GPM Ballroom Bekasi

Bekasi, 27 Juni 2026 – Wanita Agama Buddha Tridharma Indonesia (WAGABUTRI) sukses menyelenggarakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Aula Ballroom Sekolah Global Persada Mandiri, Bekasi, Jawa Barat.

Mengusung semangat persatuan, kebersamaan, dan pelestarian budaya bangsa, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dan kontingen WAGABUTRI dari berbagai provinsi di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi (Drs. Supriyadi, M.Pd.), Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (MAGABUTRI) Permadi Sutjiono, SE., S.Dt.B., Ketua Umum WAGABUTRI Iriannie Widjaja,SE., S.Dt.B, Ketua Umum Pemuda Tridharma Indonesia (PETRISIA) Lestari Agustin, S.Pd., Ketua Dharma Wanita Persatuan Ditjen Bimas Buddha Ariyani Kartini, SE., Ketua Panitia HUT Handwiyani, SE., M.Pd., Penyelenggara Buddha Kota Bekasi Edwin, S.Kom., Penyelenggara Buddha Kabupaten Bogor Handrian Wijaya, SE., M.M., serta Ketua Yayasan Global Persada Mandiri Dariyanto, S.Kom.,M.Pd.

Rangkaian acara diawali dengan defile kontingen WAGABUTRI dari berbagai provinsi yang menampilkan kekompakan, semangat persaudaraan, serta keberagaman budaya Nusantara. Defile tersebut menjadi simbol persatuan perempuan Buddha Tridharma dari berbagai daerah dalam satu semangat kebersamaan.

Selanjutnya, acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Yayasan Global Persada Mandiri, Dariyanto, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Sekolah Global Persada Mandiri sebagai tuan rumah penyelenggaraan HUT ke-9 WAGABUTRI. Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat nilai-nilai pendidikan, kebudayaan, dan persaudaraan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum PETRISIA, Lestari Agustin, yang mengajak generasi muda untuk terus bersinergi dengan WAGABUTRI dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus mengembangkan nilai-nilai luhur ajaran Buddha melalui berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan.

Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa WAGABUTRI telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembinaan umat Buddha Tridharma. Selama sembilan tahun perjalanan organisasi, WAGABUTRI dinilai berhasil menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi umat, keluarga, dan masyarakat.

Sambutan Ketua Umum MAGABUTRI - Bpk.Permadi Sutjiono, SE., S.Dt.B.,

Ketua Umum WAGABUTRI, Iriannie Widjaja, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, panitia, serta kontingen dari berbagai provinsi yang telah berpartisipasi menyukseskan peringatan HUT ke-9. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas organisasi, mempererat persaudaraan, serta memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pelestarian budaya.

Sambutan Ketua Umum WAGABUTRI - Ibu Iriannie Widjaja,SE., S.Dt.B,

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, memberikan apresiasi atas eksistensi WAGABUTRI yang selama ini aktif mendukung program-program pembinaan umat Buddha. Beliau berharap WAGABUTRI terus menjadi organisasi perempuan Buddha yang profesional, mandiri, inovatif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, moderat, dan penuh toleransi.

Penyerahan Plakat Ucapan Terima Kasih dari Ketua Umum WAGABUTRI kepada Dirjen Agama Buddha RI

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang berlangsung meriah, antara lain Lomba Kebaya Nusantara, Lomba Menghias Tumpeng, dan Lomba Paduan Suara. Seluruh peserta menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan.

 

Acara semakin semarak dengan berbagai hiburan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Pada penghujung kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang setiap perlombaan dan membagikan berbagai hadiah serta doorprize yang disambut antusias oleh seluruh peserta.

Ketua Panitia, Handwiyani, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk para tamu undangan, panitia, sponsor, relawan, serta seluruh kontingen WAGABUTRI yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan HUT ke-9.

Peringatan HUT ke-9 WAGABUTRI menjadi momentum untuk memperkokoh persaudaraan, meningkatkan semangat pelayanan, memperkuat peran perempuan Buddha Tridharma dalam pembangunan karakter bangsa, serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia sebagai bagian dari pengabdian kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Kik Gambar Info Lebih Lanjut

Berita, Berita Organisasi, Wagabutri

Ketua Umum MAGABUTRI dan WAGABUTRI Hadiri Sannipata Nasional 2026 Bertema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”

Jakarta, 19 Juni 2026 – Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia, Permadi Sutjiono, S.E., S.Dt.B., bersama Ketua Umum WAGABUTRI, Irrianie Wijaya, S.E., menghadiri kegiatan Sannipata Nasional 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (19/6/2026) di Aula H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat.

 

Baca juga :

Sambut Waisak 2570 B.E., Pimpinan Magabutri dan Wagabutri Hadiri Lokakarya Borobudur di Kemenag RI

 

Kegiatan nasional yang mengangkat tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia beserta jajaran staf khusus, staf ahli, tenaga ahli, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, serta perwakilan pejabat Eselon I Kementerian Agama Republik Indonesia. Turut hadir pula jajaran Dewan Pimpinan Pusat WALUBI, Ketua PERMABUDHI, serta para pimpinan majelis dan organisasi keagamaan Buddha dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sannipata Nasional 2026 menjadi forum strategis yang mempertemukan para pemimpin dan tokoh umat Buddha untuk memperkuat sinergi, persatuan, dan komitmen bersama dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Dharma di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Melalui tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, para peserta diajak untuk merefleksikan ajaran Buddha sebagai landasan moral dalam membangun kehidupan yang harmonis, toleran, dan penuh kasih sayang.

Info Lebih Lanjut Klik Disini

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum MAGABUTRI, Permadi Sutjiono, S.E., S.Dt.B., menegaskan pentingnya peran organisasi keagamaan Buddha dalam memperkuat kerukunan umat beragama serta menumbuhkan semangat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai Dharma mengajarkan umat untuk mengedepankan kebijaksanaan, cinta kasih, dan penghormatan terhadap sesama sebagai fondasi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

 

Baca Juga :

Diklat dan Pelantikan Pandita Muda MAGABUTRI Provinsi Kepulauan Riau

 

Sementara itu, Ketua Umum WAGABUTRI, Irrianie Wijaya, S.E., menyampaikan bahwa keterlibatan aktif perempuan Buddhis dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya masyarakat yang damai dan harmonis. Ia berharap semangat yang dibangun dalam Sannipata Nasional 2026 dapat terus diwujudkan melalui program-program nyata yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat luas.

Kehadiran MAGABUTRI dan WAGABUTRI dalam Sannipata Nasional 2026 menunjukkan komitmen kedua organisasi untuk terus mendukung upaya pemerintah dan seluruh komponen umat Buddha dalam memperkuat moderasi beragama, memperkokoh persatuan nasional, serta menyebarluaskan nilai-nilai Dharma sebagai kontribusi nyata bagi perdamaian dunia.

Info Lebih Lanjut Klik Disini

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, menjadi momentum penting bagi para pemimpin organisasi keagamaan Buddha untuk mempererat kerja sama dan memperkuat peran umat Buddha Indonesia dalam mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis, dan sejahtera.

Berita

Sambut Waisak 2570 B.E., Pimpinan Magabutri dan Wagabutri Hadiri Lokakarya Borobudur di Kemenag RI

JAKARTA – Semangat menyambut hari suci Waisak mulai terasa menyelimuti Ibu Kota. Dalam upaya memperdalam pemahaman spiritualitas Buddhis, Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (Magabutri), Permadi S, SE. S.Dt.B, bersama Ketua Umum Wanita Agama Buddha Tridharma Indonesia (Wagabutri), Irrianie, SE., menghadiri kegiatan strategis bertajuk “Roadshow Lokakarya Borobudur, Jakarta” pada Rabu (6/5/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula HM Rasyidi, Gedung Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat. Pertemuan ini merupakan bagian krusial dari rangkaian perayaan Vesākha Sānanda 2570 B.E. yang bertujuan mempersiapkan umat secara batiniah melalui refleksi mendalam atas warisan luhur bangsa.

Menghidupkan Kembali Spiritualitas Borobudur

Lokakarya tahun ini mengangkat tema besar yang provokatif sekaligus inspiratif: “Reinterpreting Borobudur: Hidden Meaning to Living Spiritual Values”. Pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan; ada keinginan kuat untuk mentransformasi cara pandang masyarakat terhadap Candi Borobudur.

Selama ini, Borobudur kerap dipandang sebagai objek wisata atau monumen sejarah yang statis. Namun, melalui lokakarya ini, Borobudur diposisikan kembali sebagai:

  • Sumber Nilai Hidup: Wadah pembelajaran etika dan moralitas yang tetap relevan dengan tantangan zaman modern.
  • Pusat Praktik Spiritual: Menggali makna tersembunyi di balik relief-relief untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Identitas Budaya yang Dinamis: Warisan yang memberikan panduan spiritual berkelanjutan bagi umat.

Dukungan Penuh dari Tokoh Tridharma

Kehadiran pimpinan tertinggi Magabutri dan Wagabutri dalam acara ini menjadi simbol dukungan kuat organisasi terhadap upaya penggalian nilai-nilai filosofis Borobudur.

​"Kehadiran kami merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bahwa setiap relief dan struktur Borobudur tidak hanya dikagumi keindahannya, tetapi benar-benar dipahami sebagai panduan praktik kehidupan nyata,"

Melalui sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam kegiatan ini, diharapkan perayaan Waisak 2570 B.E. menjadi momentum bagi umat Buddha di Indonesia untuk kembali ke akar spiritualitas yang inklusif dan mendalam.

Berita, Diklat, Pelantikan

Diklat dan Pelantikan Pandita Muda MAGABUTRI Provinsi Kepulauan Riau

Batam, Kepulauan Riau – Pengurus Pusat MAGABUTRI (PP MAGABUTRI) kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pandita sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pandita Tridharma, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

 

Kegiatan diklat dilaksanakan secara daring (online) selama beberapa bulan dengan materi yang terstruktur dan mendalam, mencakup ajaran Dharma, tata laksana upacara keagamaan, etika kepanditaan, serta penguatan peran pandita dalam kehidupan bermasyarakat. Para peserta memperoleh pembekalan dari berbagai narasumber, antara lain Dewan Rohaniwan, Dewan Pengawas Pusat, Pengurus Pusat MAGABUTRI, serta dosen dari STABN Sriwijaya.

Rangkaian diklat dilengkapi dengan evaluasi dan pendampingan untuk memastikan setiap peserta memiliki kesiapan yang matang sebelum menjalankan tugas pelayanan keagamaan.

 

Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan Pelantikan Pandita MAGABUTRI Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung secara khidmat di Vihara Cipta Dharma, Kota Batam. Dalam prosesi tersebut, sebanyak 2 (dua) orang Pandita Muda resmi dikukuhkan.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh PW MAGABUTRI Provinsi Kepulauan Riau, PD MAGABUTRI Kota Batam, serta perwakilan PERMABUDI. Selain itu, turut hadir Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Kepulauan Riau, Kodo Eko Prayogo, S.Ag., dan Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd.

Dalam sambutannya, Bapak Kodo Eko Prayogo, S.Ag. menyampaikan bahwa kehadiran MAGABUTRI di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, meskipun relatif belum lama, namun telah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dan menjadi perhatian berbagai pihak. Hal ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat pembinaan umat Buddha, khususnya dalam lingkup Tridharma.

Seiring dengan perkembangan MAGABUTRI di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, telah terbentuk pula organisasi PETRISIA Wilayah Kepulauan Riau dan SMB (Sekolah Minggu Buddhis) Cipta Tridharma di Vihara Cipta Tridharma sebagai bagian dari penguatan pembinaan umat dan generasi Tridharma di daerah tersebut.

Beliau juga mengingatkan bahwa peran pandita tidak hanya terbatas pada pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai pembimbing umat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan berlandaskan nilai-nilai Dharma.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pandita muda yang telah dilantik dapat menjalankan perannya secara optimal, menjadi pengayom umat, serta turut memperkuat peran MAGABUTRI dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, seimbang, dan penuh kebijaksanaan di Provinsi Kepulauan Riau.