Batam, Kepulauan Riau – Pengurus Pusat MAGABUTRI (PP MAGABUTRI) kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pandita sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pandita Tridharma, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan diklat dilaksanakan secara daring (online) selama beberapa bulan dengan materi yang terstruktur dan mendalam, mencakup ajaran Dharma, tata laksana upacara keagamaan, etika kepanditaan, serta penguatan peran pandita dalam kehidupan bermasyarakat. Para peserta memperoleh pembekalan dari berbagai narasumber, antara lain Dewan Rohaniwan, Dewan Pengawas Pusat, Pengurus Pusat MAGABUTRI, serta dosen dari STABN Sriwijaya.
Rangkaian diklat dilengkapi dengan evaluasi dan pendampingan untuk memastikan setiap peserta memiliki kesiapan yang matang sebelum menjalankan tugas pelayanan keagamaan.
Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan Pelantikan Pandita MAGABUTRI Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung secara khidmat di Vihara Cipta Dharma, Kota Batam. Dalam prosesi tersebut, sebanyak 2 (dua) orang Pandita Muda resmi dikukuhkan.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh PW MAGABUTRI Provinsi Kepulauan Riau, PD MAGABUTRI Kota Batam, serta perwakilan PERMABUDI. Selain itu, turut hadir Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Kepulauan Riau, Kodo Eko Prayogo, S.Ag., dan Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., M.Pd.
Dalam sambutannya, Bapak Kodo Eko Prayogo, S.Ag. menyampaikan bahwa kehadiran MAGABUTRI di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, meskipun relatif belum lama, namun telah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dan menjadi perhatian berbagai pihak. Hal ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat pembinaan umat Buddha, khususnya dalam lingkup Tridharma.
Seiring dengan perkembangan MAGABUTRI di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, telah terbentuk pula organisasi PETRISIA Wilayah Kepulauan Riau dan SMB (Sekolah Minggu Buddhis) Cipta Tridharma di Vihara Cipta Tridharma sebagai bagian dari penguatan pembinaan umat dan generasi Tridharma di daerah tersebut.
Beliau juga mengingatkan bahwa peran pandita tidak hanya terbatas pada pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai pembimbing umat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan berlandaskan nilai-nilai Dharma.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pandita muda yang telah dilantik dapat menjalankan perannya secara optimal, menjadi pengayom umat, serta turut memperkuat peran MAGABUTRI dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, seimbang, dan penuh kebijaksanaan di Provinsi Kepulauan Riau.