Berita, Berita Organisasi

Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Gelar Diskusi Terpumpun Rencana Pemasangan Chattra di Candi Borobudur Dalam Melestarikan Warisan Budaya

Jakarta, 3 Desember 2025 Dalam rangka upaya pelestarian dan pemugaran cagar budaya nasional, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) terkait rencana pemasangan chattra di Candi Borobudur. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Graha Utama, Gedung A Lantai 3, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta.

Ruang Graha Utama, Gedung A Lantai 3, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta.

Diskusi ini bertujuan untuk menghimpun masukan, tanggapan, serta saran dari berbagai pihak, baik akademisi, tokoh budaya, praktisi pemugaran cagar budaya, maupun perwakilan organisasi keagamaan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif sebelum pemerintah mengambil keputusan terkait rencana pemasangan chattraelemen simbolik yang memiliki nilai sejarah dan spiritual—di puncak Candi Borobudur.

 

Baca juga :

Liem Giok Sui Kembali Menjadi Nakhoda Magabutri Provinsi Banten Periode 2025-2029

 

Salah satu pihak yang turut hadir dalam forum tersebut adalah MAGABUTRI (Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia), diwakili langsung oleh Ketua Umum, Bapak Permadi Sutjiono, S.E., S.Dt.B. Kehadiran MAGABUTRI menjadi bentuk dukungan dan partisipasi aktif organisasi dalam pelestarian warisan budaya, khususnya yang berkaitan dengan sejarah dan pengembangan Agama Buddha Tridharma di Indonesia.

Foto Bersama Ketua Umum Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia Permadi Sutjiono, S.E., S.Dt.B.dengan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.

Dalam kesempatan ini, perwakilan MAGABUTRI menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang membuka ruang dialog dan kolaborasi. Pelibatkan berbagai unsur masyarakat dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga nilai-nilai historis dan spiritual Candi Borobudur tanpa mengabaikan aspek konservasi.

Diskusi Kelompok TerpumpunPemasangan Chattra Candi Borobudur” ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas keagamaan, dan pemangku kepentingan budaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercapai kesepahaman bersama demi menjaga kelestarian Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia sekaligus tempat suci yang memiliki nilai mendalam bagi umat Buddha.

 

Baca juga :

STABN Sriwijaya dan Magabutri Tanda Tangan MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Buddha

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan produktif, menandai komitmen bersama dalam merawat dan memuliakan peninggalan sejarah bangsa Indonesia. (Red)

 

#MAGABUTRI #Budaya #AgamaBuddha #CandiBorobudur